Rabu, 29 Oktober 2014

Sistem Input-Output (I/O)


A.  Apa itu  Input-Output (I/O) ?

Unit Input/Output (I/O) adalah bagian dari sistem mikroprosesor yang digunakan oleh mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan dunia luar.

Unit input adalah unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor ini, contohnya data yang berasal dari keyboard atau mouse. Sementara unit output biasanya digunakan untuk menampilkan data, atau dengan kata lain untuk menangkap data yang dikirimkan oleh mikroprosesor, contohnya data yang akan ditampilkan pada layar monitor atau printer.

Bagian input (masukan) dan juga keluaran (output) ini juga memerlukan sinyal kontrol, antara lain untuk baca I/O (Input/Ouput Read [IOR]) dan untuk tulis I/O (Input/Output Write [IOW]).

 

B.   CONTOH I/O

ALAT INPUT LANGSUNG
-          Keyboard
-          Pointing device contoh mouse, ligh pen, digitizer graphic tablet
-          Scanner, contoh micr, magnetic strip, optical data reader(ocr reader, ocr tag reader, bar code wand, omr reader)
-          Sensor, contoh camera
-          Voice recognizer atau speech recognizer
ALAT INPUT TAK LANGSUNG
-          Key to card
-          Key to tape
-          Key to disk



Beberapa contoh output
HARD COPY DEVICE
-          Berupa alat yang digunakan untuk mencetak tulisan serta image pada media kertas seperti kertas, plastic atau film.
-          Contoh: printer, plotter, computer output to microfilm (com)
SOFT COPY DEVICE
-          Berupa alat yang dignakan untuk menampilkan tulisan serta image pada media lunak yang berupa signal elektronik.
-          Contoh: video display (CRT), flat panel display (LCD), seaker
DRIVE DEVICE
-           Berupa alat yang digunakan untuk merekam symbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin dan berfungsi sebagai alat input maupun output.
-          Contoh : disk drive, tape drive, optical drive, CD-ROM.


 

C.   PERANGKAT EKSTERNAL.

Operasi-operasi I/O diperoleh melalui sejumlah perangkat ekternal dengan menggunakan link (fungsinya untuk pertukaran kontrol,status dan data antara modul I/O dengan device eksternalnya)

Perangkat Eksternal dikategorikan menjadi 3

· Pembacaan di sisi Manusia (Human readable) : perangkat  yang  berhubungan  dengan  manusia  sebagai pengguna komputer. Contoh;

Ø Screen, printer, keyboard mouse, printer, joystick, disk drive

· Pembacaan disisi mesin (Machine readable) : perangkat yang berhubungan dengan peralatan. Biasanya berupa modul sensor dan tranduser untuk monitoring dan kontrol suatu peralatan atau
sistem.
Contoh;

Ø Monitoring dan control

· Komunikasi (memungkinkan komputer untuk saling bertukar data dengan perangkat jarak jauh). Contoh;

Ø Modem

Ø Network Interface Card (NIC)

 
D.  MODUL  I/O

Modul I/O merupakan Interface bagi CPU dan Memory atau Interface untuk 1/lebih perangkat peripheral

modul I/O memiliki dua buah fungsi utama, yaitu :

1. Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.

2. Sebagai piranti antarmuka dengan peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data tertentu.


E.   FUNGSI MODUL I/O

·Control & Timing

Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk
mensinkronkan kerja masing - masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer komunikasi data yang beragam, baik dengan perangkat internal seperti register - register, memori utama, memori sekunder, perangkat peripheral. Proses tersebut bisa berjalan apabila ada fungsi  kontrol  dan  pewaktuan  yang  mengatur  sistem  secara  keseluruhan.

Contoh kontrol pemindahan data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi langkah-langkah penanganan I/O sbb :

1. Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.

2. Modul I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.

3. Apabila  perangkat  eksternal  telah  siap  untuk  transfer  data,  maka  CPU  akan             mengirimkan perintah ke modul I/O.

4. Modul I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu dari peripheral.

5. Selanjutnya data dikirim ke CPU setelah diadakan sinkronisasi panjang data dan kecepatan transfer oleh modul I/O sehingga paket - paket data dapat diterima CPU dengan baik.

Transfer data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU dan modul I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau lebih.
·    Komunikasi CPU

Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses - proses berikut :

Ø Command Decoding, yaitu modul I/O menerima perintah - perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk dapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.

Ø Data, pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.

Ø Status  Reporting,  yaitu  pelaporan  kondisi  status  modul  I/O  maupun  perangkat peripheral, umumnya berupa status kondisi Busy atau Ready. Juga status bermacam macam kondisi kesalahan (error).

Ø Address  Recognition,  bahwa  peralatan  atau  komponen  penyusun  komputer  dapat dihubungi atau dipanggil maka harus memiliki alamat yang unik, begitu pula pada perangkat peripheral, sehingga setiap modul I/O harus mengetahui alamat peripheral yang dikontrolnya.

· Komunikasi Perangkat (device communication)  Meliputi perintah, informasi status dan data

· Data Buffering

Tujuan  utama  buffering  adalah  mendapatkan penyesuaian data sehubungan perbedaan laju transfer data dari perangkat peripheral dengan kecepatan pengolahan pada CPU. Umumnya laju transfer data dari perangkat peripheral lebih lambat dari kecepatan CPU maupun media penyimpan.
· Deteksi Error

Apabila pada perangkat peripheral terdapat masalah sehingga proses tidak dapat dijalankan, maka modul I/O akan melaporkan kesalahan tersebut. Misal informasi kesalahan pada peripheral printer seperti: kertas tergulung, pinta habis, kertas habis, dan lain - lain. Teknik yang umum untuk deteksi kesalahan adalah penggunaan bit paritas.


F.   I/O TERPROGRAM

I/O terprogram adalah sebuah metode dimana CPU mengendalikan transaksi I/O secara keseluruhan dengan menjalankan serangkaian instruksi I/O (sebuah program). Program tersebut memulai, mengarahkan dan memberhentikan operasi I/O. I/O terprogram merupakan metode yang paling transparan untuk di terapkan dan hanya membutuhkan sejumlah perangkat keras khusus yang relatif sedikit.

Perangkat keras yang terlibat dalam sebuah transfer I/O antara lain:

· Register status, berisi status piranti I/O saat ini dan data yang akan dikirimkan.

· Register buffer, digunakan untuk menyimpan data untuk sementara, menyimpan data yang diterima dari piranti I/O sampai CPU siap menerimanya. Jumlah karakter yang akan di transfer di load ke counter data.

· Counter data, Tempat penyimpanan jumlah karakter dan akan berkurang nilainnya jika karakter ditransfer.

·Point buffer, menunjukan ke lokasi memori di mana sebuah karakter harus ditulis atau dari mana karakter tersebut harus dibaca. Seperti counter data, pointer itu juga diperbaharui setelah transfer tiap tiap karakter.

 
G.  KESIMPULAN

-  Sistem I/O adalah bagian dari sistem mikroprosesor yang digunakan mikroprosesor itu sendiri untuk berhubungan dengan user/dunia luar

- Perangkat eksternal dibagi menjadi 3 kategori.

1.     Human readble, perangkat/mediator yang menghubungkan manusia ke komputernya. (layar, printer, mouse, keyboard, joystick, dll)

2.     Machine readble, yang menghubungkan peralatan dengan peralatan.(monitoring dan control)

3.     Komunikasi, memungkinkan komputer saling bertukar data dengan perangkat jarak jauh (Modem,  Network Interface Card (NIC)

- I/O terprogram adalah sebuah metode dimana CPU mengendalikan transaksi I/O secara keseluruhan dengan menjalankan serangkaian instruksi

- Register status berisi status piranti I/O, dan data yg sedang dikirim

- Register buffer penyimpan data sementara I/O sampai cpu siap menerima, lalu di load counter data

-Point buffer adalah penunjuk lokasi memori di mana sebuah karakter harus ditulis atau dari mana karakter tersebut harus dibaca

- Counter data tempat penyimpan jumlah karakter,

 

H.     DAFTAR PUSTAKA